Mungkin perkiraan kami salah kami memutuskan untuk turun. Ternyata jalannya curam dan tangga untuk naik turunnya cukup tinggi sehingga bikin capek di kaki. Beberapa kali kami terengah-engah mengatur napas karena jalannya lumayan terjal. Yah beginilah nasib paru2 dan kaki yang nggak pernah dipake olahraga. Yang ada cuman olahraga tangan alias maen Winning Eleven di komputer..heheheBiarpun jalannya benar2 bikin capek, tapi kita nggak keringetan (belom kaleee...). Liat aja tuh di foto, tanganku masih kedinginan dan aku jepit pake paha karena dingin.
Jalan setapak itu membelah hutan perdu, lumayan bersih sih. Tapi enggak ada suara burung disana (boro2 burung berkicau..burung gue aja juga kedinginan..eh :p), bahkan suara2 binatang2 juga nggak ada (aneh!). Sepanjang perjalanan, kami nggak berhenti2nya ngakak karena saling nyindir sana sini (ah seneng banget deh pokoknyanya mah..)

No comments:
Post a Comment