Diamlah untuk sebentar kali saja
dengarkan apa kataku
apa yang lakukan dan kau dengar
cobalah dengar apa kataku
untuk kau pacu kaki di jalan
untuk menuduh salah pada diriku
aku sendirian saja menutup malu
sedih dan kesedihan perlahan terpaku
untuk kemudian hilang entah tak tentu arah
aku hilang diterjang kemaluan eh..maksudnya rasa malu :)
untuk merdeka aku hidup
untuk merdeka aku berjuang
untuk semuanya aku bertahan
waathauuuu...
Thursday, January 12, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment